Budaya Wayang Harus Dilestarikan
Thu, 10/01/2009 - 00:38 � admin
Tanggal:
1 Oct 2009 07:38
Menurut Ketua Paguyuban Masyarakat Jawa Bengkulu (PMJB) Provinsi Bengkulu, Drs Ir H Sudoto MPd, budaya wayang kulit telah dipatenkan oleh UNESCO sebagai budaya asli Bangsa Indonesia. Meskipun demikian telah banyak warga negara asing menekuni pedalangan wayang kulit.
“Wajib bagi kita melestarikan kebudayaan tersebut yang telah mendunia. Agar lebih mencintai dan melestarikan budaya tersebut. Pada saat halal bihalal PMJB, akan digelar wayang kulit semalam suntuk oleh Ki Dalang Suparno Wonokromo, seorang profesional di bidang media. Apalagi saat ini sedang maraknya klaim mengklaim terhadap beberapa budaya kita oleh bangsa asing,” jelasnya.
Nanti, lanjutnya, pada saat acara halal bihalal PMJB tanggal 6 Oktober di Balai Buntar, pargelaran wayang kulit tersebut juga akan dimeriahkan oleh sinden Elizabeth dari Amerika Serikat dan Hiromi dari Jepang.
Diungkapkan Sudoto, Elizabeth dan Hiromi dengan senang hati menekuni seni perwayangan dan sinden. Apalagi budaya wayang kulit sudah mendunia. Arti bukan hanya milik masyarakat Jawa saja. Seluruh etnis semestinya melestarikan budaya tersebut. Halal bihalal itu sendiri bertujuan supaya rasa mencintai dan memiliki serta ketertarikan akan budaya asli bangsa tetap terjaga.
“Seorang profesional yang begitu sibuk dengan bidang yang digelutinya seperti Ki Dalang Suparno Wonokromo sempat menyisakan waktunya untuk belajar dalang. Artinya siapa pun dan dimana pun seseorang dapat melakukan kegiatan pelestarian budaya, seperti budaya wayang kulit,” ungkap Kadis Kesos Provinsi ini.
Sementara itu Ketua Panitia Pergelaran Wayang Kulit halal bihalal PMJB Provinsi Dr Ir Surapto MSc menjelaskan, acara akan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB, diperkirakan selesai sekitar pukul 04.30 WIB dini hari. Pelaksanaan wayang semalam suntuk tersebut, juga akan didukung para dalang lokal.
Panitia mengudang seluruh kepala daerah, seperti gubernur, wakil gubernur, para bupati dan wakil bupati, walikota, wakil walikota serta para unsur muspida tingkat provinsi, dan kabupaten/kota. Untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung panitia mempersiapkan layar lebar di luar Gedung Balai Buntar. Sehingga warga juga bisa menikmati aksi Ki Dalang Suparno Wonokromo dengan santai diluar gedung.
“Para ketua paguyuban masyarakat dan etnis lainnya juga kita undang. Para tokoh masyarakat. Organisasi masyarakat, termasuk perkumpulan masyarakat jawa Se-Sumbagsel. Kami berharap seluruh lapisan masyarakat turut hadir. Kita prediksikan pengujung halal bi halal dan pergelaran wayang kulit mencapai 5 ribu jiwa. Itu baru internal PMJB saja, belum lagi ditambah para undangan,” terangnya. (641)
* Berita Kota
Pemerintahan Kota Bengkulu.Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. (c) 2008
* Home
* Peta Situs
* Kontak Kami
Tidak ada komentar:
Posting Komentar